Sumber Listrik

1. Sumber arus searah

Penemu & Keterangan Berbagai Jenis Sel dan Baterai

Penemuan Berbagai Jenis Baterai

Sel Volta
Penemu: Alessandro Volta
Tahun: 1800
Keterangan: Baterai listrik pertama di dunia (tidak dapat diisi ulang).
Aki Timbal (Lead-Acid)
Penemu: Gaston Plantรฉ
Tahun: 1859
Keterangan: Baterai isi ulang pertama di dunia. Masih digunakan pada kendaraan hingga sekarang.
Baterai Kering (Zinc-Carbon)
Penemu: Carl Gassner
Tahun: 1886
Keterangan: Baterai kering praktis pertama. Tidak dapat diisi ulang. Banyak digunakan pada senter dan radio.
NiCd (Nickel-Cadmium)
Penemu: Waldemar Jungner
Tahun: 1899
Keterangan: Salah satu baterai isi ulang modern awal. Tahan lama tetapi memiliki efek memori.
Lithium-ion (Li-ion)
Penemu: John B. Goodenough
Tahun: 1980
Keterangan: Baterai dengan kepadatan energi tinggi. Digunakan pada HP, laptop, dan kendaraan listrik.
LiFePO4 (Lithium Iron Phosphate)
Penemu: John B. Goodenough
Tahun: 1996
Keterangan: Versi lithium yang lebih aman, stabil, dan umur pakai lebih panjang. Banyak digunakan pada sistem tenaga surya.

Tabel Macam-Macam Sel Baterai

Jenis Katoda Anoda Elektrolit Voltase Recharge Kepadatan Energi Keunggulan
Elemen Volta Cu Zn Larutan asam/garam ±1,1 V Tidak Rendah Dasar teori sel elektrokimia
Elemen Kering (Zinc-Carbon) Karbon (C) Zn NH4Cl / ZnCl2 (pasta) 1,5 V Tidak Rendah–Sedang Murah & praktis
Aki (Lead Acid) PbO2 Pb H2SO4 2 V/sel Ya Rendah Arus besar, ekonomis
NiCd NiO(OH) Cd KOH 1,2 V Ya Sedang Tahan beban berat
Li-ion LiCoO2 (umum) Grafit Garam Li (organik) 3,6–3,7 V Ya Tinggi Ringan & kapasitas besar
LiFePO4 LiFePO4 Grafit Garam Li (organik) 3,2 V Ya Sedang Aman & umur panjang

b. Sumber arus bolak-balik

1. Generator AC (Alternator)

Mengubah energi mekanik (air, uap, angin, diesel) menjadi listrik arus bolak-balik (AC). Digunakan di pembangkit listrik seperti PLTA, PLTU, dan PLTG.

2. Genset (Generator Set)

Gabungan generator dan mesin bensin/diesel. Digunakan sebagai sumber listrik cadangan rumah, sekolah, dan industri. Menghasilkan tegangan AC 220V atau 380V.

3. Inverter (DC ke AC)

Mengubah arus searah (DC) dari baterai atau panel surya menjadi arus bolak-balik (AC). Banyak digunakan pada sistem tenaga surya dan UPS.

4. Jaringan PLN

Sumber listrik AC dari pembangkit nasional yang disalurkan melalui jaringan transmisi dan distribusi. Di Indonesia menggunakan tegangan 220 Volt dengan frekuensi 50 Hz.

5. UPS (Uninterruptible Power Supply)

Perangkat cadangan listrik yang menggunakan baterai dan inverter untuk menghasilkan arus AC saat listrik utama padam.