Mekanisme Bioteknologi Konvensional vs Modern
Kunci Perbedaan:
• Konvensional: Memanfaatkan enzim alami yang dihasilkan oleh mikroorganisme untuk mengubah bahan baku.
• Modern: Memotong dan menyisipkan gen (DNA) agar mikroorganisme dapat menghasilkan zat yang tadinya tidak bisa ia buat sendiri.
• Konvensional: Memanfaatkan enzim alami yang dihasilkan oleh mikroorganisme untuk mengubah bahan baku.
• Modern: Memotong dan menyisipkan gen (DNA) agar mikroorganisme dapat menghasilkan zat yang tadinya tidak bisa ia buat sendiri.
1. Bioteknologi Konvensional: Peran Jamur & Enzim pada Tapai
Pada pembuatan tapai, ragi berisi jamur Saccharomyces cerevisiae bekerja menggunakan **enzim-enzim alaminya** melalui tahap berikut:
Alur Reaksi Enzimatik pada Tapai:
- Tahap 1 (Pengubahan Karbohidrat → Glukosa):
Jamur Saccharomyces cerevisiae menghasilkan enzim amilase. Dengan bantuan enzim amilase ini, karbohidrat kompleks (pati/amilum) pada ubi diubah menjadi gula sederhana (glukosa). Hal inilah yang membuat ubi terasa manis. - Tahap 2 (Pengubahan Glukosa → Alkohol):
Jamur kemudian menghasilkan enzim zymase. Dalam kondisi anaerob (tanpa udara/tertutup), enzim zymase mengolah glukosa menjadi alkohol (etanol) dan gas karbondioksida (CO2).
Reaksi: Glukosa → Alkohol + CO2 + Energi - Tahap 3 (Pembentukan Tekstur dan Rasa Asam):
Gas CO2 membentuk rongga-rongga kecil sehingga ubi menjadi lembek/lunal, sedangkan alkohol memberikan aroma wangi khas tapai.
2. Bioteknologi Modern: Rekayasa Genetik pada Insulin
Bakteri Escherichia coli secara alami tidak bisa menghasilkan insulin. Melalui rekayasa genetika, gen manusia dipasangkan ke dalam DNA bakteri tersebut.
Alur Rekayasa Genetik Insulin:
- Isolasi Gen: Gen pembuat insulin diambil dari sel pankreas manusia.
- Pemotongan DNA: Enzim Restriksi (enzim pemotong) digunakan untuk memotong gen insulin manusia dan memotong DNA lingkaran (Plasmid) milik bakteri E. coli.
- Penyambungan DNA: Gen insulin manusia disisipkan ke dalam plasmid bakteri menggunakan Enzim Ligase (enzim penyambung), membentuk **DNA Rekombinan**.
- Produksi Insulin: Plasmid yang sudah disisipi gen manusia dimasukkan kembali ke dalam bakteri. Saat bakteri berkembang biak, bakteri tersebut akan "membaca" gen manusia dan dipaksa **memproduksi hormon insulin buatan**.
Intisari Perbandingan:
- Konvensional: Jamur → Menghasilkan Enzim Amilase & Zymase → Memecah Karbohidrat jadi Glukosa & Alkohol.
- Modern: Menggunakan Enzim Restriksi & Ligase → Memotong & Menyambung Gen → Bakteri dapat membuat produk baru (Insulin).